Asam Lambung Naik Saat Hamil, Apakah Berbahaya ?

Asam Lambung Naik Saat Hamil, Apakah Berbahaya ?

Selama kehamilan, ada beberapa kondisi yang bisa dirasakan oleh ibu hamil, salah satunya adalah naiknya asam lambung. Kondisi ini merupakan keluhan yang cukup sering dialami oleh ibu hamil. Nyatanya, asam lambung naik juga bisa memberikan dampak buruk bagi ibu hamil.

Asam lambung naik seringkali dialami saat hamil, terutama di trimester kedua dan ketiga kehamilan. Gejala asam lambung ditandai dengan sensasi terbakar pada dada dan kerongkongan akibat cairan asam yang naik ke kerongkongan. Gejala ini tentu membuat ibu hamil merasa tidak  nyaman. Namun, apa yang sebenarnya menjadi penyebab asam lambung naik saat hamil ? apakah kondisi ini bisa berbahaya bagi ibu hamil ?

Perut sakit karena asam lambung naik
(Perut sakit karena asam lambung naik, Sumber : Freepik)

Asam lambung memiliki fungsi yang penting untuk proses pencernaan makanan. Tetapi, beberapa orang bisa merasakan kondisi asam lambung yang tidak normal yaitu jumlah asam lambung yang terlalu tinggi ataupun rendah. Kondisi ini terjadi karena katup sfingter, yaitu otot yang berbentuk cincin yang terletak di antara lambung dan tenggorokan melemah. Sehingga makanan bisa masuk ke lambung, dan berkontraksi setelah makanan masuk, sehingga makanan dari lambung tidak bisa kembali ke tenggorokan. Gejala asam lambung biasanya akan mengakibatkan rasa yang tidak nyaman pada tubuh, terutama bagian perut.

Selama hamil, perubahan hormon merupakan faktor utama yang menyebabkan asam lambung naik. Hal ini terjadi karena perubahan hormon bisa melemahkan otot sfingter yang menyebabkan asam lambung menjadi naik ke kerongkongan, terutama saat berbaring atau setelah makan besar. Selain perubahan hormon, saat janin tumbuh selama trimester kedua dan ketiga dan rahim membesar, perut akan semakin tertekan. Hal ini juga dapat menyebabkan makanan dan asam terdorong kembali ke kerongkongan.

Saat asam lambung naik seseorang akan mengalami gejala seperti mulut terasa pahit atau asam, sensasi terbakar di dada, nyeri ulu hati, serta gejala lainnya yang sangat mengganggu. Rasa tidak nyaman ini bisa berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, asam lambung naik pada ibu hamil tidak boleh dianggap sepele. Dalam jangka Panjang, asam lambung naik pada ibu hamil bisa menyebabkan komplikasi pada kehamilan. Berikut, beberapa komplikasi asam lambung naik pada ibu hamil yang bisa muncul.

  1. Ulkus Esofagus

Ulkus esofagus merupakan istilah dari luka pada dinding kerongkongan yang terjadi karena naiknya asam lambung. Pada awalnya, asam lambung yang naik akan menyebabkan radang, tetapi dalam jangka panjang, radang bisa semakin parah sehingga membentuk luka. Hal ini bisa menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan makan akibat rasa nyeri dan kesulitan menelan makanan.

  1. Striktur Esofagus

Radang di area kerongkongan karena asam lambung naik juga bisa berdampak lebih buruk, yaitu membentuk jaringan parut atau striktur esofagus. Kondisi ini akan menyebabkan kerongkongan menyempit dan mengakibatkan kesulitan dalam menelan makanan sehingga beresiko pada kesehatan ibu maupun janin dan risiko terjadinya malnutrisi.

  1. Esofagus Barret

Esofagus barret merupakan kondisi dimana jaringan pada dinding kerongkongan bagian bawah mengalami perubahan sehingga menjadi mirip dengan jaringan pada dinding usus. Yang lebih parahnya, esofagus barret bisa muncul tanpa gejala dan jika dibiarkan bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker esofagus.

Wanita hamil
(Wanita hamil, Sumber : Freepik)

Walaupun asam lambung naik saat hamil bisa dibilang umum. Namun penting untuk mencegah asam lambung naik agar terhindar dari berbagai komplikasi yang bisa ditimbulkan. Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mencegah asam lambung naik, seperti membiasakan makan dengan porsi kecil tapi sering, mengunyah makanan hingga halus, menghindari berbaring setelah makan, dan hindari mengkonsumsi makanan pemicu asam lambung naik, seperti makanan pedas atau asam, makanan berlemak, serta minuman bersoda dan berkafein.

Ibu hamil juga dianjurkan untuk banyak mengonsumsi makanan tinggi serat untuk mencegah sembelit. Hal ini dilakukan untuk mencegah pengosongan lambung yang bisa menyebabkan makanan di dalam lambung mudah naik ke tenggorokan. Selain itu, asam lambung naik saat hamil juga perlu dilakukan penanganan dengan mengkonsumsi obat. Freshmag merupakan madu herbal untuk lambung yang bisa kalian konsumsi. Madu herbal freshmag terbuat dari kunyit dan madu hutan alami yang teruji klinis bisa mengurangi gangguan pada lambung minim efek samping. Batas aman atau aturan minum freshmag untuk ibu hamil adalah diminum 1 kali sehari dengan takaran 1 sendok makan atau sekitar 15 ml. (IDM)