Madu Berbusa dan Bergas, Apakah Aman Dikonsumsi ?

Madu Berbusa dan Bergas, Apakah Aman Dikonsumsi ?

Manfaat madu bagi kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Karena memang madu mengandung nutrisi yang baik bagi kesehatan. Tapi, pernahkah kalian mendapatkan madu yang berbusa dan bergas ?

Jika kamu membuka tutup botol Madu dan tiba-tiba madu mengeluarkan busa, maka itu adalah ciri khas dari madu murni atau asli (raw honey). Busa tersebut terjadi karena madu tidak mengalami proses penyaringan atau pasteurisasi setelah dipanen. Berbeda dengan madu yang sudah mengalami proses penyaringan atau pasteurisasi, dimana madu tidak akan mengeluarkan gas. Selain itu ada kemungkinan madu berbusa terjadi karena terguncang saat perjalanan pengiriman atau pendistribusian madu. Tapi tenang, madu yang mengeluarkan busa tersebut aman untuk dikonsumsi. Hal yang bisa kalian lakukan adalah menunggu beberapa saat sampai busanya hilang dengan sendirinya dan siap dikonsumsi.

Madu di dalam jar
(Madu di dalam jar, Sumber : Freepik)

Selain itu, sering terjadi juga botol Madu sampai menggelembung. Itu juga terjadi karena gas yang terdapat pada madu. Madu bisa mengeluarkan gas karena madu tersebut masih memiliki kandungan enzim. Nah, enzim inilah yang membuat madu dapat mengeluarkan gas dan busa. Enzim diastase merupakan enzim yang ditambahkan lebah pada saat pematangan madu dan hanya ada pada madu yang dipanen tanpa pengolahan.

Enzim dalam madu akan bekerja lebih aktif jika madu berada dalam suhu di atas 29 derajat celcius atau lebih, kadar air di atas 22 persen dan madu mengalami guncangan misalnya ketika proses pendistribusian. Karena Indonesia sendiri termasuk negara yang memiliki kelembaban udara yang cukup tinggi. Sehingga wajar jika madu-madu yang ada di Indonesia itu mengeluarkan gas serta buih, dan juga itu bukan mengandung alkohol.

Madu
(Madu, Sumber : Freepik)

Jadi, apakah madu yang berbusa dan gas bisa dikatakan aman? jadi tetap aman ya. Bahkan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi. Dari segi khasiat, madu yang mengeluarkan gas berarti masih murni sehingga memiliki kandungan enzim dan vitamin yang baik untuk tubuh. Jika kalian masih ragu, ada beberapa cara dalam metode uji yang bisa dilakukan untuk mengetahui keaslian dan kualitas madu.

  • Menguji buih dalam madu
    Uji buih dilakukan dengan cara memasukkan madu ke dalam botol atau gelas kecil. Kocok sampel tersebut sebanyak 10-15 kali, kemudian didiamkan selama lima menit. Jika terdapat buih dan lama menghilangnya, maka madu bisa dianggap asli.
  • Melarutkan madu dalam air dingin
    Uji larut bisa dilakukan dengan cara melarutkan madu ke dalam gelas berisi air dingin. Jika madu cepat larut pada air dingin, maka madu bisa dianggap palsu. Namun jika madu tidak langsung bercampur dengan air dingin maka madu dianggap asli.
  • Melihat tingkat keruh madu dalam air
    Uji keruh dilakukan dengan cara mencampur madu dengan air di dalam gelas, kemudian aduk hingga tercampur merata. Kemudian air dan madu yang sudah larut perlu diamati, jika larutan madu berwarna keruh, maka madu dianggap asli. Jika berwarna bening, maka madu dianggap palsu. Lakukan uji keruh menggunakan gelas bening agar lebih mudah diamati.
  • Mencampurkan madu dengan cuka
    Uji ini dilakukan dengan mencampurkan madu ke dalam campuran cuka dan air. Jika muncul busa pada campuran tersebut, ini bisa menjadi pertanda bahwa madu telah mengalami proses penyaringan atau pasteurisasi.
  • Membakar madu dengan api
    Menurut situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, madu murni asli dianggap mudah terbakar ketika terpapar dengan api. Oleh sebab itu, kalian dapat mencelupkan satu batang korek api ke dalam madu dan menyalakannya. Apabila menyala, kemungkinan madu adalah madu asli atau murni.
  • Menuangkan madu di atas tisu
    Terakhir, kalian dapat menguji dengan menuangkan sedikit madu di atas tisu. Jika madu tersebut asli dan tidak mengandung campuran apapun, maka madu tidak akan terserap tisu. Akan tetapi, jika madu tidak murni atau sudah dicampur air, maka madu akan terserap dan membuat tisu basah.
Freshmag
(Freshmag, Sumber : Pribadi)

Jadi, madu yang berbusa dan bergas adalah madu yang kualitasnya jelek itu adalah mitos ya. Justru madu dengan kondisi tersebut adalah madu yang masih memiliki kualitas baik dan merupakan ciri khas dari madu murni. Freshmag merupakan madu herbal untuk membantu meringankan gejala asam lambung ataupun gangguan lambung lainnya. Freshmag terbuat dari madu hutan alami dan kunyit, maka dari itu tidak jarang ada konsumen yang mendapatkan freshmag dengan kondisi berbusa dan bergas. (IDM)