Obesitas Rentan Alami Gejala Asam Lambung ? Yuk Cari Jawabannya Disini!

Obesitas Rentan Alami Gejala Asam Lambung ? Yuk Cari Jawabannya Disini!

Obesitas ternyata bukan sekedar kelebihan berat badan. Dalam jangka Panjang, obesitas juga bisa beresiko meningkatkan berbagai masalah kesehatan seperti gejala asam lambung. Jadi, apa hubungan obesitas dengan gejala asam lambung.

timbangan obesitas
(Timbangan, Sumber : Freepik)

Obesitas merupakan kondisi dimana lemak menumpuk secara berlebihan di dalam tubuh akibat kalori yang masuk lebih banyak dibandingkan yang dibakar. Obesitas bersifat kompleks karena banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya, mulai dari faktor keturunan, pola makan kurang sehat, stres psikologis, konsumsi obat-obatan, gaya hidup kurang sehat, dan jarang berolahraga. Cara menentukan apakah kalian menderita obesitas itu cukup sederhana dengan menghitung  Indeks Massa Tubuh (IMT). Rumusnya adalah berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (M) pangkat dua (BB/TB2). Tubuh dikatakan obesitas jika angkat IMT melebihi 27,0 bagi laki-laki dan perempuan.

Sudah tahu kan kalau obesitas bisa memicu berbagai masalah kesehatan ? Orang yang memiliki berat badan berlebih rentan memicu berbagai penyakit fisik maupun mental, seperti depresi, mudah merasa lelah, hingga diabetes tipe 2 dan gangguan jantung. Tapi, apakah kamu sudah tahu kalau obesitas juga tentan alami gejala asam lambung ?

Penyakit asam lambung merupakan kondisi dimana asam lambung naik ke kerongkongan dengan gejala munculnya sensasi terbakar di dada. Selain itu, kondisi ini juga disertai dengan gejala lain, seperti sering bersendawa, mual dan muntah, hingga sesak napas. Kondisi ini bisa terjadi pada segala usia dan umumnya terjadi sekitar 2 kali dalam seminggu. Asam lambung naik bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya obesitas.

Obesitas
(Obesitas, Sumber : Freepik)

Obesitas bisa menjadi salah satu faktor karena kelebihan berat badan bisa meningkatkan tekanan pada abdomen perut yang melemahkan sfingter esofagus bagian bawah, sehingga mukosa esofagus terpapar kandungan lambung. Dengan kata lain, lemak yang menumpuk di perut dapat meningkatkan tekanan pada lambung, sehingga mendorong asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Maka dari itu, untuk menghindari gejala asam lambung, kalian bisa menurunkan berat badan agar lebih ideal. Berikut beberapa tips sederhana untuk menurunkan berat badan.

  • Mengurangi Jumlah Kalori

Tujuan utama dari mengurangi jumlah kalori adalah untuk membantu menurunkan berat badan. Jumlah asupan kalori yang disarankan adalah mengurangi asupan kalori sebanyak 600 kalori per hari. Bagi pria ini berarti mengonsumsi maksimal 1.900 kalori sehari, sedangkan bagi wanita mengkonsumsi maksimal 1.400 kalori perhari. Mengurangi jumlah kalori bisa dilakukan dengan meminimalisir mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan tinggi kalori.

  • Mengurangi Asupan Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama, memakannya terlalu banyak dapat menyebabkan kegemukan. Kalian bisa mengganti mengonsumsi nasi putih, roti, pasta, olahan tepung, sereal, dan sejenisnya dengan pilihlah alternatif karbohidrat yang lebih rendah kalori. Misalnya beras merah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan gandum utuh sehingga bisa membantu menahan rasa lapar.

  • Mengonsumsi Protein Tinggi

Mengonsumsi protein tinggi lebih mengenyangkan tanpa memberikan kalori yang tinggi, seperti karbohidrat atau lemak. Selain itu, protein tinggi juga berpengaruh pada komposisi tubuh yang lebih baik. Tubuh akan menggunakan protein untuk membangun otot, jadi makanan protein tinggi dapat membantu mempertahankan massa otot saat menurunkan berat badan.

  • Konsumsi Buah dan Sayuran

Meningkatkan asupan biji-bijian utuh, buah, dan sayuran memperoleh lebih sedikit kenaikan berat badan. Karena serat dalam buah dan sayur dapat bermanfaat dalam memperlambat pencernaan dan membantu mengurangi rasa lapar. Buah-buahan dan sayur juga tinggi air, sehingga membantu merasa lebih kenyang dengan sedikit kalori.

  • Olahraga Teratur

Gerakan atau aktivitas fisik adalah salah satu cara terbaik untuk menurunkan berat badan, karena dapat membakar lebih banyak kalori. Olahraga bisa dimulai olahraga dari yang sederhana dulu seperti berjalan, bersepeda, menari, atau berenang. Selain itu, perlu juga melakukan latihan kekuatan untuk meningkatkan metabolisme dan pembentukan otot.

Tidak hanya itu, kalian juga bisa berjalan kaki setelah makan agar sistem pencernaan lancar dan mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.  Selain menurunkan berat badan untuk menurunkan resiko asam lambung kambuh, kalian juga tetap perlu melakukan penanganan dengan mengkonsumsi obat agar asam lambung kalian tidak semakin parah. Freshmag merupakan madu herbal untuk lambung yang bisa kalian konsumsi. Madu herbal freshmag terbuat dari kunyit dan madu hutan alami yang teruji klinis bisa mengurangi gangguan pada lambung tanpa efek samping. (IDM)